Menguasai banyak bahasa asing tentu akan memberikan banyak keuntungan karena kamu akan dengan mudah berkomunikasi dengan banyak orang di berbagai negara. Apalagi buat kamu yang ingin eksplor banyak tempat-tempat menarik di luar negeri, mencoba berkarir atau menempuh pendidikan di luar negeri.

Kamu tentunya akan mudah berkomunikasi dengan penduduk sekitar tempat tersebut, mudah memahami papan petunjuk di tempat-tempat umum, mudah mengerti pelajaran yang menggunakan bahasa pengantar bahasa asing, dan lain sebagainya.

Selain bahasa Inggris sebagai bahasa internasional pertama, bahasa Jerman juga cukup menarik untuk dipelajari. Dari segi vocabulary dan grammar, bahasa Jerman tidak jauh berbeda dengan bahasa Inggris.

Hanya saja dalam bahasa Jerman dikenal dengan beberapa vokal tambahan yang menggunakan simbol dan pronounciation yang cukup khas. Salah satu modal dasar untuk mempelajari bahasa Jerman adalah modal verben. Jenis kata kerja ini sangat sering digunakan dalam kehidupan sehari sehingga penting untuk memahaminya dengan baik.

Pengertian Modal Verben dan Contoh Kalimatnya

Pengertian modal verben atau yang dikenal dengan istilah auxiliary verb adalah kata kerja bantu atau kata kerja yang biasanya digunakan untuk memberikan informasi tambahan pada verben atau kata kerja utama yang ada di dalam sebuah kalimat. Kata kerja bantu ini digunakan dengan tidak mengubah bentuk tindakan yang dilakukan.

Berikut ini beberapa kata kerja bantu atau modal verben dalam bahasa Jerman, yaitu:

Modal Verben Arti 
müssen must (harus)
dürfen may (boleh)
können can (bisa, mampu, dapat)
wöllen will (akan)
mögen dengan bentuk lampau möchte sudah akan
sollen should/shall (seharusnya)

Dalam penggunaannya pada sebuah kalimat, modal verben harus menyesuaikan bentuk kata ganti orang pertamanya. Detail penjelasannya bisa dilihat pada tabel berikut ini:

Subject müssen können wöllen sollen dürfen mögen
Ich (saya) Muss Kann Will Soll Darf Mag
Du (kamu) Musst Kannst Willst Sollst Darfst Magst
Er/sie/es (dia) Muss Kann Will Soll Darf Mag
Wir (kami) müssen können wöllen sollen dürfen mögen
Ihr (kamu) müßt könnt wollt sollt dürft mögt
Sie müssen können wöllen sollen dürfen mögen

 

Rumus pembentukan kalimat bahasa Jerman dengan menggunakan modal verben adalah sebagai berikut:

Subject + Modal Verben + (Object + Angabe +) Infinitiv

Keterangan:

  • Subject terdiri dari kata ganti orang, hewan, maupun benda atau dalam bahasa Jerman dikenal dengan istilah personal pronomen atau nomen
  • Modal Verben yang dikonjugasikan
  • Object dan Angabe bukanlah suatu keharusan dalam membuat kalimat bahasa Jerman
  • Infinitiv (kata kerja awal) merupakan penutup sebuah kalimat yang tidak dikonjugasikan

Ketika digunakan pada sebuah kalimat, modal verben biasanya diletakkan di posisi kedua setelah subjek untuk menggantikan kata kerja utama atau verben. Sedangkan untuk verben sendiri dipindahkan di akhir kalimat. Berikut ini contoh kalimat modal verben-nya:

  • Ich gehe ins Markt. (Saya pergi ke pasar.)

Ich will ins Markt gehen. (Saya ingin pergi ke pasar.)

  • Er arbeitet jeden tag. (Dia bekerja setiap hari.)

Er muss jeden tag arbeiten. (Dia harus bekerja setiap hari.)

  • Du lern Deutsch. (Kamu belajar bahasa Jerman

Du muss Deutsch lernen. (Kamu harus belajar bahasa Jerman.)

  • Ich schlafen. (Aku tidur.)

Ich möchten schon schlafen. (Aku sudah mau tidur.)

Penjelasan berikut ini akan membantu kamu untuk memahami modal verben dengan lebih mudah, yaitu:

  1. Tommy muss fuer die Pruefung noch viel (Tommy masih harus banyak belajar untuk ujian.)

Jika diperhatikan, infinitiv atau verben lernen tidak mengalami perubahan sama sekali dan hanya bentuk moda verben-nya yang mengikuti konjugasinya.

 

  1. Ich kann nicht Deutsch sprechen. (Saya tidak bisa berbicara bahasa Jerman.)

Kata sprechen sebagai kata kerja utamanya tidak mengalami perubahan dan hanya modal verben-nya yang mengikuti konjugasi.

 

  1. Hier darf man nicht (Di sini tidak boleh merokok.)

Perubahan kata kerja hanya terjadi pada modal verben-nya yaitu dari dürfen menjadi darf dan infinitiv-nya tidak mengalami perubahan atau tetap.

Selain bentuk-bentuk pokok di atas, verben atau kata kerja utama seringkali tidak digunakan lagi jika kata kerja bantu atau modal verben-nya sudah jelas khususnya untuk bahasa atau ungkapan sehari-hari. Berikut ini contoh kalimat modal verben:

  • Kannst du English? (sprechen) >  Bisakah kamu (berbahasa) Inggris?
  • Ich will ein Saft? (trinken) > Aku mau (minum) jus.

Sedangkan untuk modal verben pada salah satu bentuk masa lampau kata kerja atau bentuk “perfekt”, bentuknya tetap bentuk penuh kata kerja atau infinitiv. Berikut ini contoh kalimat modal verben:

  • Er hat Deutsch sprechen können. (Dia bisa berbahasa Jerman.)
  • Ich habe auf dich warten müssen. (Aku harus menunggu kamu.)

Dalam prakteknya, kamu bisa mencoba mengotak-atik kalimat yang menggunakan verben dan modal verben dengan bentuk vocabulary (kosakata) lainnya yang lebih variatif. Dengan semakin sering berlatih, kamu akan lebih mudah memahami bagaimana penggunaan modal verben ini pada sebuah kalimat.

× How can I help you?